Sabtu, 30 Juli 2011

Spirit Of Love (Part XI)

langsung baca yaa PCCN & Nisnizer :))

"eh.. Ga kok.." aku melirik ke belakang, ternyata Saskia.
"daripada bengong, mending aku anter ke kamar yuk, beres2 barang2 kakak, sama siap2in buat besok pagi ke puncak.." ajak Saskia sambil menarikku mengikutinya.
"eh ya boleh ayuk.." ucapku sambil mengikuti Saskia.
"nah.. Ini kamar aku.." ucap Saskia ketika sampai dikamarnya.
"hm.. Itu foto kamu sama Rafael? Kalian pacaran?" ucapku sambil memperhatikan seisi kamarnya.
"iya.. Baru 1bulan sih.. Ah udah ah gausah bahas, aku malu.. Oya moga kakak awet yah sama kak Bisma.. Gak kayak mantan kak Bisma yang lain.. Saat kak Bisma jatuh dan terpuruk mereka malah ninggalin kak Bisma" raut wajah Saskia terlihat murung.
Aku tak bisa menjawab apa2, dan hanya bisa tersenyum.
"tapi apa bener kamu udah ga sayang sama kak Reza?" pertanyaan Saskia sangat mengagetkanku.
"kamu kata siapa?" tanyaku pada Saskia.
"kata kak Reza.. Emang kenapa?" Saskia terlihat bingung. Mungkin karna ekspresi kagetku yang berlebihan.
"gapapa sih.. Hufth.." aku berusaha menahan emosiku.
'TOK.. TOK..'
"boleh masuk?" terdengar suara Bisma dari balik pintu.
"masuk aja kak.." ucap Saskia.
"wah lg pada ngerumpi ya?" ledek Bisma.
"yey apaan sih.. Dateng2 udah su uzon! Kakak ngapain kesini? Tumben mau masuk kamar aku?" tanya Saskia.
"gapapa.. Cuma mau ingetin kalian, sekarang udah jam 7malem mending tidur, kan besok kita berangkat subuh.. Sama mau ketemu pacar.." ucap Bisma.
"siap.." ucapku dan Saskia kompak.
"terus ada apa sama aku?" tanyaku pada Bisma.
"gapapa si.. Cuma mau ngingetin besok pake jaket ya.." ucap Bisma.
"iya.." entah kenapa aku merasa senang diperhatikan oleh Bisma.
"ciye.. kok adeknya gak disuruh ya?" ledek Saskia.
"kamu mah juga udah tau kali.. Oya beb, Reza kok ga keliatan? Kemana?" tanya Bisma.
"aku juga gatau.. Dia juga ga bilang sama aku.." tiba2 hatiku terasa pilu.
"oh yaudah deh.. Pokoknya habis beres2 langsung tidur, jangan ngobrol jangan ngegosip, oke.. Malem.." ucap Bisma sebelum pergi keluar dan menutup pintu kamar.
Aku langsung mencoba menelepon Reza, namun nomornya ga aktif. Ku putuskan untuk mengirim SMS.

To : SweetHeart
yang.. tadi aku ga serius ngomong, tadi aku ngomong gitu cuma mau nyemangatin Bisma yang..
Kalo kamu baca SMS aku, aku mohon bgt kasih kabar ke aku.. Aku khawatir yang :(
Love you SweetHeart :*

aku melirik ke arah Saskia, ternyata sudah tertidur pulas. Aku menatap Handphoneku selama beberapa menit, namun tak ada tanda2 bahwa SMSku telah terkirim.
Mau tak mau, bisa tak bisa, aku harus tetap tidur. Akupun memejamkan mataku. Perlahan akupun merasa terlelap.
Keesokan harinya, saat aku terbangun, aku langsung tertuju pada Handphone ku.. Namun tak ada SMS masuk dari Reza.
"kamu mandi gih.. Setengah jam lg kita berangkat.." ucap Saskia.
Aku tidak menjawab namun bergegas mandi.
Setelah mandi dan rapih2, aku langsung berkumpul dengan yang lainnya.
Dan aku belum melihat sosok Reza sampai saat ini.
Bahkan tidak ada kabar dari Reza di detik akhir saat kami akan berangkat.
Bisma yang menyadari keanehan sikapku pun mendekat padaku.
"ayo masuk mobil.. kamu kenapa si? Daritadi bengong celingak celinguk?" tanya Bisma.
"nggak kok.." ucapku sambil masuk kedalam mobil.
Mobil sudah di starter, namun Reza masih belum memberiku kabar.
Aku memandangi handphoneku hampir setiap detik, berharap ada SMS atau telepon masuk dari Reza.
"Reza SMS gue.." ucap Rangga tiba2.
"SMS apa?" tanyaku spontan karna kaget.
"ada kabar apa dari Reza? Dimana dia skarang?" sambung Morgan.
"Reza SMS gue, katanya...

KATANYA APA YA ?
ADA APA SEBENARNYA SAMA REZA ?
KENAPA TIBA2 REZA MENGHILANG ?
TUNGGU DI PART SELANJUTNYA YAA :))

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK TERUTAMA CORET2AN KOMENTAR KALIAN :D

*NISNIS*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar