Kamis, 11 Agustus 2011

Sprit Of Love (Part XIX)

From : +628999876543
beb , 1 jam lg aku sampe di jakarta.. Tunggu aku ya..
-bisma-

"apa? Bisma ke Jakarta?" aku sedikit berteriak.
"hah? Kapan?" sambung Yola.
"sejam lagi nyampe!" ucapku dengan tampang melongo.
"terus?" tanya Yola.
"gue gatau!" aku melempar HPku ke tas.
"eh Bisma siapa?" tanya Dicky.
"tanya aja sama Narmi" ucap Yola.
"Bisma siapa si Mi?" tanya Dicky sekali lagi.
"gue gatau! Udah ah!" bentakku sambil beranjak dari kursi dan hendak berjalan.
"mau kemana?" tanya Yola padaku.
"ke kelas Reza.." ucapku sambil berjalan lemas.
"ngapain? Pertanyaan gue gimana? Kok ga dijawab?" cerocos Dicky.
Aku hanya diam, dan melanjutkan jalanku menuju kelas Reza.
Entah berapa lama waktu yang aku perlukan untuk turun kelantai dua, tempat kelas Reza berada.
"eh.. Pacarnya ketua kelas.." sindir salah satu teman Reza yang bernama Evan.
"eh kak Evan, iyak kak aku cari Reza.. Ada?" tanyaku pada kak Evan.
"ada, tuh lagi ngabsen anak2.. Bentar yah kakak panggilin.." ucap kak Evan.
"iya kak, makasi yah.." sahutku.
Akupun berjalan menuju lorong kelas dan bersandar di dinding pembatas.
"yang.." panggil Reza sambil menghampiriku.
Aku hanya memasang tampang bingung dan lemas.
"ada apa? kok sampe ke kelas aku? Gak SMS aku aja biar aku yang ke kelas kamu?" ucap Reza
"aku mau ngomong langsung sama kamu.. Ini masalah Bisma" ucapku dengan nada suara yang agak keras.
"Bisma? Bisma kenapa?" tanya Reza penasaran.
"dia SMS aku!" ucapku ketus.
"oh.. Bagus dong.." sahut Reza.
"apa? Bagus? Entah dia tau darimana nomer aku, tiba2 dia SMS, satu jam lagi dia rampe jakarta! Mau apa coba dia!" ucapku kesal.
"yang.. Dengerin aku.. Aku yang kasih nomer kamu, semalem dia tanya sama aku. Dan wajar dong dia SMS dan mau ke jakarta. Dia mau tau kbar pacarnya, dia mau ketemu pacarnya.. Kamu inget kan kamu ini pacarnya.." ucap Reza dengan tetap sabar.
"tapi apa gak bisa apa dia ngasih waktu ke kita?" aku mulai meredam emosiku.
"waktu ke kita? Waktu buat apa?" tanya Reza yang terlihat bingung.
"waktu buat kita berdualah.. Kan dari kemaren aku direbut Bisma mulu, jadi kan pengen gtu bedua sama kamu.. Huh.." jawabku malu2.
"sayang.. Tiap hari kita ketemu kan? Tiap hari aku anter jemput kamu sekolah.. Apa kurang?" tanya Reza.
"aku mau jalan2 yang! Sama kamu!" bentakku.
"oke2 nanti kita atur waktu lagi.. Tapi kamu udah bales SMS Bisma?" tanya Reza mengalihkan pembicaraan.
"belum.. Aku save aja belum nomernya.." sahutku ketus.
"loh kok gtu? Ga boleh gtu ah.. Jangan pernah nyakitin dia yang.. Dia butuh kamu.. Coba deh kamu bayangin kalo kamu di posisi dia?" ucap Reza merayu.
Iya juga yah.. Kalo aku yang jadi Bisma , dan diperlakukan sama kayak aku perlakukan Bisma.. Ikh amit2 jangan ampe!

"okeoke.. Aku ngerti.. Yaudalah aku mau balik ke kelas.. Percuma kesini juga.." gerutuku.
"hayo ngoceh2 apa?" sindir Reza.
"gak..! terus yg jemput Bisma siapa? Bukan aku kan!?" tanyaku yang mulai sewot.
"Bisma yang mau dateng kesini.." sahut Reza.
"APA? Bisma kesini? Emang dia tau? Emang dia ga bkal nyasar? Terus abis di jemput dia, aku balik bareng dia?" sangkin kagetnya aku tidak bisa mengendalikan ucapan yang terus keluar dari mulutku.
"sayang.. Gausah gugup gtu kali.. Aku juga gatau rencana dia apa, kamu temenin dia aja, dia jauh2 dari subuh berangkat dari bogor lho yang.." ucap Reza.
"bodo!" jawabku singkat lalu meninggalkan Reza.
"Narmi!" Reza memanggilku namun aku berlari ke bawah, tapi ternyata Reza mengejarku hingga tempat parkiran.
"cukup Za, sekarang aku mau sendiri.. kamu emang udah ga sayang sama aku! Sedikitpun kamu ga cemburu dan malah terkesan maksa aku!" bentakku.
"kamu ga tau kan apa yg aku rasain sekarang? Aku cuma berusaha tetap tenang, ga sedih dan berusaha keliatan seneng dpan kamu, karna aku gamau kamu khawatir mikirin perasaan aku! Aku gamau kamu ikut sedih waktu aku nahan sakitnya rasa cemburu! Oke kalo emang kamu mau sendiri, aku ga bisa paksa kamu.. 10menit lagi acara halal bihalal mulai.." ucap Reza lalu meninggalkanku.

"Reza jahat.. Aku benci Reza..!" aku menangis duduk di kursi taman dekat parkiran.
Kenapa aku yang harus terjebak dalam masalah ini? Kenapa aku yang harus ngerasain rumitnya cinta yang aku alami saat ini?

Tiba2 , 'bip..bip..'

One Messages From BBF Dicky

ada SMS masuk dari Dicky.

APA YA ISI SMS NYA ?
PENASARAN ?
TUNGGU DI PART SELANJUTNYA :D

TUNGGU DI PART SELANJUTNYA :D
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK TERUTAMA CORET2AN KOMENTAR KALIAN :D

*NISNIS*

YANG COPAS HIDUPNYA GAK TENANG DUNIA AKHIRAT :))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar